Monday, November 28, 2011

Miss A - Blankly (멍하니)

Miss A - Blankly (멍하니)




I'm blankly staring at you, already that much farther away
Just because it seems like you will turn around
If I cry now, it will really seem like a break up
So I'm pretending to be calm and letting you go

I thought about asking you not to go

But with your face was so cold
That I couldn't say anything but just looked at you

We used to love, we used to love

You wanted me crazily
I can't believe you turned around right now

It used to be good, it used to be good

We were happy to the point of tears
Our beautiful memories are now flowing down my two cheeks
Tears are coming down
I guess I need to let you go now

I was blankly staring at you, so far away

I thought you would turn around

I hated myself for crying like this

So I want to go back in time when I didn't know you

We used to love, we used to love

You wanted me crazily
I can't believe you turned around right now

It used to be good, it used to be good

We were happy to the point of tears
Our beautiful memories are now flowing down my two cheeks
Tears are coming down
I guess I need to let you go now

Now I see you so far away

Don't just leave me, who hasn't moved a single footstep
Come back to me, turn around just once

We used to love, we used to love

You wanted me crazily
I can't believe you turned around right now

It used to be good, it used to be good

We were happy to the point of tears
Our beautiful memories are now flowing down my two cheeks
Tears are coming down
I guess I need to let you go now
translation (c) popgasa.com

Americano Coffee


November 28th 2011
6:36PM
 Sudut jalan Hyoja-ro, Winter

Dingin.

Aku mempercepat langkahku, menyusuri gang kecil ini. Kegusaran ini telah membawaku pada tempat yang belum pernah kulewati. Bola kembarku bergerak menatap pemandangan asing di sekitar hingga akhirnya terpanah pada papan nama berwarna putih gading. Dengan tergesa—tak kuat menahan dingin—aku setengah berlari mendekati bangunan yang terlihat kusam itu. Berharap bisa menemukan ketenangan di sana.

Bangunan itu, jika dilihat dari luar, tidak bisa disebut café sebenarnya. Hanyalah bangunan yang didominasi dengan warna krem dan putih. Satu-satunya yang menunjukkan bahwa bangunan itu adalah café adalah papan namanya. Aku yang suka berkunjung dari café ke café hanya untuk mencicipi black coffee, merasa bahwa ini pertama kalinya aku menemukan café dengan interior yang terlihat sederhana seperti ini. Kesederhanaan yang dicerminkan café ini… mengingatkanku pada seseorang. Seseorang yang harusnya segera kulupakan. 

Wednesday, November 16, 2011

sunflower



akhir-akhir ini suka menggalau dengan mencari quotes dari berbagai tempat. terutama dari cerpen.
dan akhir-akhir ini juga suka banget baca cerpen fiksi (entahlah jika based on true story) bukan sekedar fanfiction (yeaah, saya suka banget baca FF. jangan tanya. beginilah jiwa fangirl:3) di blognya dwitasari. dan setelah sempat menshare quotes dengan teman sesama galauers(eh?) yaitu ichariksa, jadi malah kesenengan cari quotes-______-
dan waktu itu sempet baca ceritanya dwitasari di fiksi kompasiana, judulnya Romantis? Enggak Harus Sunset! dan... percaya atau enggak. ceritanya, sedikit kurang(?) ngejleb di hati.
Ada rasa saling mencintai namun bertahan untuk tidak saling memiliki. Lebih parah daripada patah hati.”
keren sekali. mana sedikit kurang(?) jalan ceritanya sama, seperti akuehem.

tau terkadang berharap memutar otak gimana caranya biar bisa ngeliat kamu lagi. setelah sekian lama enggak pernah memandangmu secara diam-diam, seperti yang dilakukan para pejatuh cinta diam-diam lainnya. terkadang berharap untuk bisa bertemu entah hanya sekedar berpapasan atau melihat sesaat saat di pertigaan saat berangkat atau pulang sekolah. terkadang berharap untuk melihat namamu muncul di handphoneku. terkadang berharap bisa mengulang waktu ke masa itu. di mana bisa selalu memandangnya diam-diam, mengamati gerak-geriknya. terkadang berharap semua status-status fbnya maupun tweet-tweetnya itu mengarah padaku. berharap.

terkadang masih menunggu. menunggu dan berharap dia kembali.
"Aku selalu kehilangan kamu, lalu kembali menemukanmu. Maksudku, apakah kamu tak bisa benar-benar tetap tinggal? Sehingga saat aku membutuhkanmu maka aku tak perlu lagi mencarimu."
"Aku masih saja sering memperhatikan nomor handphonemu, menimbang- nimbang apakah aku harus mengirim pesan terlebih dahulu atau aku saja yg menunggumu?"--dwitasari

Yah, begitulah:)


--xoxo,

untuk seseorang di sana yang (mungkin) tidak akan membaca tulisan ini.