Friday, September 16, 2011

“Kamu itu sesekali  dewasalah. Kamu udah gede lho, masa sifatnya masih kayak anak kecil sih.”

“Kamu itu kekanak-kanakkan banget sih!”

“Sebenernya sih iya, kamu anaknya childish”

“Mm, iya sih kamu kekanak-kanakkan.”

“Tiara itu kayak anak kecil yah” “Iya…”

“Iya sih, kamu kekanak-kanakkan. Kayak anak kecil. Cara ngomongmu…tingkah lakumu… itu aja sih.”


…dan sebenernya itu adalah sebagian kecil dari yang orang-orang bilang tentang aku. Sebenernya masih banyak lagi, cuman itu aja yang aku inget sendiri. Enggak marah kok. Aku enggak marah dibilangin kayak gitu. Justru malah seneng aja, seenggaknya ada orang yang berusaha nyadarin aku kalau sifatku kayak anak kecil. Entah udah berapa kali disinggung kayak gitu, berusaha jadi dewasa, tapi tetep aja masih kelakuan kayak anak kecil lagi, dan disinggung lagi.
Ohiya, sebenernya tentang kata-kata di atas gak sama persis kayak yang orang-orang bilang ke aku. Cuma garis besarnya gitulah, bilang kalau aku kayak anak kecil. Ada secara langsung, ada yang via sms, ada yang ngomong ke orang lain terus orang yang diomongin bilang ke aku (jadi kayak si X ngomong ke Y tentang aku, terus si Y ngomong ke aku apa yang diomongin X tentang aku)
Jujur aja, masih berusaha buat jadi lebih dewasa. Enggak sesuai banget sama imej anak SMA yang dewasa, bijaksana. Jauh banget. Enggak adakan anak yang sifatnya dewasa sukanya main kartu remi, mainannya empat-satu, minuman, setan-setanan, sama pokeran. Udah gitu berisik banget kalau main. Enggak adakan anak yang sifatnya dewasa kerjaannya jogeeeeeeeeeeett mulu. Enggak ada jugakan yang kerjaannya ngenet, ngefangirling terus. Kalau ada, pasti enggak separah aku…

Childishnya aku, kekanak-kanakkannya aku, sifat kayak anak kecilnya aku itu… katanya orang-orang yah karena itu, aku anaknya rame beutz gak bisa diem, terus cara ngomongku (yang sempet dibilang orang sok imut-_-), agak manja, suka joget gak tau tempat-_-, tapi ada juga yang bilang soalnya mukaku imut:3 *muntahtigaember*, dan entahlah.

Gimananya aku… itu cuma bisa orang lain yang nilai. Tapi, kalau childish, emang aku rada akuin, hehe. Makasi buat orang-orang yang selama ini berusaha buat ngingetin aku, meski sampai sekarang enggak ada perubahan di akunya, hiksu D’: Makasi juga buat orang-orang yang sabar ngadepin tingkahku yang mungkin memuakkan D':

Tapi tetep senenglah sama diri aku sendiri. Just be yourself, Tiara:)
I love myself with the who I am
 :)


--xoxo,  

0 komentar: